Selasa, 24 Maret 2015

ASEAN



Sejarah Berdirinya ASEAN - Tujuan & Prinsip Utama ASEAN - ASEAN merupakan singkatan dariAssociation Of South-East Asian Nations atau dalam bahasa Indonesia yang berarti Persatuan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (PERBARA). ASEAN merupakan organisasi geo-politik dan ekonomi yang dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok melalui peristiwa yang dikenal dengan Deklarasi Bangkok yang didirikan di Bangkok, 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.
1. Lambang ASEAN



2. Arti dan Makna Lambang ASEAN
Lambang ASEAN membawa arti ASEAN yang stabil, aman, bersatu dan dinamik. Warna logo ASEAN ada 4, yaitu biru, merah, putih, dan kuning. Warna tersebut merupakan warna utama lambang negara-negara ASEAN. Warna biru melambangkan keamanan dan kestabilan, Merah melambangkan semangat dan dinamisme sedangkan putih menunjukkan ketulenan dan kuning melambangkan kemakmuran. Sepuluh tangkai padi melambangkan cita-cita pelopor pembentuk ASEAN di Asia Tenggara, yaitu bersatu dan bersahabat. Bulatan melambangkan kesatuan ASEAN.

3. Sejarah Berdirinya ASEAN
ASEAN diprakasai oleh 5 menteri luar negeri dari wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand :

  • Menteri Luar Negeri Indonesia      :   Adam Malik
  • Wakil Perdana Menteri Malaysia  :   Tun Abdul Razak
  • Menteri Luar Negeri Filipina          :   Narsisco Ramos
  • Menteri Luar Negeri Singapura     :   Sinatambi Rajaratnam
  • Menteri Luar Negeri                        :   Thanat Koman

Sedangkan terdapat negara-negara lain yang kemudian bergabung kedalam ASEAN sehingga total menjadi 10 negara, yaitu :

  1. Brunei Darussalam (7 Januari 1984)
  2. Vietnam (28 Juli 1995)
  3. Myanmar (23 Juli 1997)
  4. Laos (23 Juli 1997)
  5. Kamboja (16 Desember 1998)

4. Tujuan di Bentuknya ASEAN

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial buaya di kawasan Asia Tenggara.
  2. Memajukan perdamaian dan stabilitas regional Asia Tenggara.
  3. Memajukan kerja sama dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Memajukan kerja sama di bidang pertanian, indusrti, perdagangan, pengangkutan, dan komunikasi.
  5. Memajukan penelitian bersama mengenai masalah-masalah di Asia Tenggara.
  6. Memelihara kerja sama yang lebih erat dengan organisasi internasional dan regional.

5. Prinsip-prinsip Utama ASEAN

  1. Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional, dan identitas nasional setiap Negara.
  2. Tidak mencampuri urusan dalam negara sesama anggota.
  3. Kerja sama efektif antar anggota.
  4. Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan.
  5. Penyelesaian perbedaan atau perdebatan dengan damai.

Profil Negara-negara Anggota ASEAN

1.  Filipina
Filipina adalah sebuah negara republik di Asia Tenggara, sebelah utara Indonesia dan Malaysia. Filipina merupakan sebuah negara kepulauan. Negara ini terdiri dari 7.107 pulau. Filipina seringkali dianggap sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara di mana pengaruh budaya Barat terasa sangat kuat.
Filipina adalah negara paling maju di Asia setelah Perang Dunia II, namun sejak saat itu telah tertinggal di belakang negara-negara lain akibat pertumbuhan ekonomi yang lemah, penyitaan kekayaan yang dilakukan pemerintah, korupsi yang luas, dan pengaruh-pengaruh neo-kolonial. Saat ini Filipina mengalami pertumbuhan ekonomi yang moderat, yang banyak disumbangkan dari pengiriman uang oleh pekerja-pekerja Filipina di luar negeri dan sektor teknologi informasi yang sedang tumbuh pesat.
Ekonomi Filipina terkenal dengan pertanian padi bukitnya, yang diperkenalkan kira-kira 2.000 tahun lalu oleh suku Batad. Padi-padi bukit tersebut terletak di lereng-lereng Gunung Ifugao dan berada di ketinggian 5.000 kaki dpl. Luasnya mencakup 4.000 mil² serta diusahakan secara tradisional tanpa penggunaan pupuk. Ia dinyatakan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO (Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan) pada tahun 1995.
Filipina merupakan anggota dari Bank Pengembangan Asia.
Geografi
Filipina tediri dari 7.107 pulau dengan luas total daratan diperkirakan 300.000 km². Negara ini terletak antara 116° 40' dan 126° 34' BT, dan 4° 40' dan 21° 10' LU. Di timur dia berbatasan dengan Laut Filipina, di barat dengan Laut China Selatan, dan di selatan dengan Laut Sulawesi. Pulau Borneo terletak beberapa ratus kilometer di barat daya dan Taiwan di utara. Maluku dan Sulawesi di selatan, dan di timur adalah Palau.
.
Demografi
Filipina berada di urutan ke-12 di dunia dalam jumlah penduduk dengan jumlah 86,241,697 jiwa pada 2005. Sekitar dua per tiga penduduk tinggal di Pulau Luzon dan Manila, ibu kotanya, berada di urutan ke-11 dalam jumlah penduduk area metropolitan. Orang-orang Filipina dikenal dengan nama Filipino yang berasal dari orang aborigin Taiwan dan bercampur dengan orang-orang Tiongkok SelatanPolinesia, dan Spanyol/Amerika. Orang Filipina terbagi dalam 12 kelompok etnolingustik dengan yang terbesar adalah Tagalog, Cebuano, dan Ilocano. Penduduk asli Filipina ialah suku Aeta namun sudah terpinggir dan populasinya tinggal 30 ribu jiwa.
95,9% penduduk Filipina bisa membaca, salah satu yang tertinggi di Asia, dan setara untuk pria maupun wanita. Angka harapan hidup penduduknya adalah 69,29 tahun; 72,28 untuk wanita dan 66,44 untuk pria. Pertumbuhan penduduk per tahunnya sebesar 2,1% dan sekarang Filipina sedang mengalami masalah kepadatan penduduk karena angka kelahirannya tinggi.
Sebagai negara yang termasuk bekas jajahan Amerika SerikatBahasa Inggris menjadi bahasa utama di dunia pendidikan di Filipinadengan tujuan memudahkan para siswa dan siswi Filipina untuk bersaing dengan siswa dan siswi dari negara lain di tingkat global. Telah sejak Bahasa Inggris sebagai bahasa utama di pendidikan formal di Filipina, walaupun ada lebih dari 150 bahasa asli yang dipakai, termasuk bahasa nasional, Bahasa Tagalog.


2.  Indonesia
Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13 466 pulau[5], oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (“pulau luar”, di samping Jawa yang dianggap pusat).[6]Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,[7] Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam.

Bentang Alam
Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan. Wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan dan mempuyai wilayah yang sangat luas menyebabkan Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Selain itu, bentuk muka bumi Indonesia tidak rata, ada bagian yang rendah, datar, dan bergelombang. Gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Jaya Wijaya. Danau terbesar adalah Danau Toba. Sungai terpanjang adalah Sungai Kapuas, dan Sungai terbesarnya adalah Sungai Musi.

Perekonomian
Indonesia merupakan negara berkembang yang mata pencahariannya di bidang pertanian. Hasil pertaniannya adalah padi. Selain itu, Indonesia juga memiiki hasil perkebunaan seperti teh dan kopi. Pertambangan emas, intan, nikel, minyak bumi, dan nikel. Perairan, perindustrian, dan parwisata juga merupakan sektor perekonomian masyarakat Indonesia.

3.  Malaysia
  


Malaysia adalah sebuah negara federasi[2] yang terdiri dari tiga belas negara bagian dan tiga wilayah persekutuan di Asia Tenggara dengan luas 329.847 km persegi.[6][7] Ibukotanya adalah Kuala Lumpur, sedangkan Putrajaya menjadi pusat pemerintahan persekutuan. Jumlah penduduk negara ini melebihi 27 juta jiwa.[7] Negara ini dipisahkan ke dalam dua kawasan — Malaysia Barat dan Malaysia Timur — oleh Kepulauan Natuna, wilayah Indonesia di Laut Cina Selatan.[7]Malaysia berbatasan dengan Thailand, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina.[7]Negara ini terletak di dekat khatulistiwa dan beriklim tropika.[7] Kepala negara Malaysia adalah Yang di-Pertuan Agong[8] dan pemerintahannya dikepalai oleh seorang Perdana Menteri.[9][10] Model pemerintahan Malaysia mirip dengan sistem parlementer Westminster.[11]
Federasi Malaya pada tahun 1948 dan kemudian meraih kemerdekaan pada 31 Agustus 1957.[1][12]
 9 Agustus 1965 Singapura kemudian dikeluarkan dari Malaysia dan menjadi negara merdeka yang bernama Republik Singapura.[14][15]saat tahun-tahun awal pembentukan federasi baru terdapat pula tentangan dari Filipina dan konflik militer dengan Indonesia[16]
Suku Melayu menjadi bagian terbesar dari populasi Malaysia. Terdapat pula komunitas Tionghoa-Malaysia dan India-Malaysia yang cukup besar.[23] Bahasa Melayu[24] dan Islam masing-masing menjadi bahasa dan agama resmi negara.[7][25]
Keadaan Alam                  
Malaysia terbagi menjadi dua Negara bagian yaitu Malaysia Barat yang mencakup bagian selatan Semenanjung Malaysia. Bagian tengahnya berupa pegunungan rendah, serta melandai pada sisi timur dan selatan. Dan Malysia Timur(Sabah dan Serawak) yang didominasi pegunungan, di mana 80 persen di antaranya berketinggian >1.400 meter.

Iklim                                        :
Malaysia mengenal dua musim yang merupakan dampak peralihan arah angin muson yaitu Musim hujan dan musim kemarau
Kegiatan Perekonomian :
Industri cukup berkembang di Malaysia yaitu industri pengolahan bahan mentah, seperti industri pengolahan makanan, pemotongan kayu, pengolahan karet, pengolahan minyak kelapa sawit, tekstil, dan berbagai barang kerajinan.
Komoditas                       :
pertanian dan perkebunan, seperti padi, buah dan sayuran tropis, karet, kelapa, dan kelapa sawit.

4.  Singapura

Singapura (ejaan Inggris: [ˈsɪŋəpɔr]), nama resminya Republik Singapura, adalah sebuah negara pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer (85 mil) di utara khatulistiwa di Asia Tenggara. Negara ini terpisah dari Malaysia oleh Selat Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura di selatan. Singapura adalah pusat keuangan terdepan keempat di dunia[15]dan sebuah kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam perdagangan dan keuangan internasional. Pelabuhan Singapura adalah satu dari lima pelabuhan tersibuk di dunia.[16]
Keadaan Alam                  :
Memiliki banyak pulau yang mengelilingi pulau utama. Banyak memiliki waduk yang dapat dimanfaatkan sebagai irigasi dan sumber energi. Memiliki letak strategis, terutama di jalur pelayaran. Keadaan di daratan utama relatif rata atau datar, sehingga pembangunan fisik dapat dilaksanakan ke segala arah tanpa adanya rintangan alam yang berarti.
Kegiatan Perekonomian :
Singapura memiliki ekonomi pasar yang sangat maju, yang secara historis berputar di sekitar perdagangan entrepôt. Ekonomi Singapura termasuk di antara sepuluh negara paling terbuka, kompetitif dan inovatif di dunia. Dianggap sebagai negara paling ramah bisnis di dunia, Ratusan ribu ekspatriat asing bekerja di Singapura di berbagai perusahaan multinasional. Terdapat juga ratusan ribu pekerja manual asing.
Iklim                                        :
Iklim Singapura adalah tropis, sedang panas dan lembab sepanjang tahun dengan hanya sedikit variasi suhu antara musim dingin dan musim panas.
Komoditas                            : industry dan pariwisata
5.  Thailand
Kerajaan Thai (nama resmi bahasa Thai: ราชอาณาจักรไทย Ratcha Anachak Thai; atau Prathēt Thai), yang lebih sering disebut Thailand dalam bahasa Inggris, atau dalam bahasa aslinyaMueang Thai (dibaca: “meng-thai”, sama dengan versi Inggrisnya, berarti “Negeri Thai”), adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang berbatasan dengan Laos dan Kamboja di timur, Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dan Myanmar dan Laut Andaman di barat. Kerajaan Thai dahulu dikenal sebagai Siam sampai tanggal 11 Mei 1949. Kata “Thai” (ไทย) berarti “kebebasan” dalam bahasa Thai, namun juga dapat merujuk kepada suku Thai, sehingga menyebabkan nama Siam masih digunakan di kalangan warga negara Thai terutama kaum minoritas Tionghoa.
Iklim: Tropis
Penduduk (suku)
Penduduk asli Bangsa Thai. Sebagian lagi keturunan China dan Melayu.
Bentang Alam
Luas Negara Thailand ± 513,998 km2 . Wilayah Negara Thailand dibagi menjadi empat, yaitu
Dataran rendah di bagian tengah yang dialiri oleh Sungai Chao Phraya. Daerah ini sangat subur.Daerah pegunungan di bagian utara dan barat. Dengan puncaknya yang tertinggi adalah Gunung Doi Ithanon (2.594 m) Pegunungan Kapur di bagian timur.
Semenajung Thailand Selatan yang berupa bukit-bukit rendah yang meluas sampai ke perbatasan dengan Malaysia.Di Thailand terdapat Plato Korat, dan terdapat pulaTanah Genting Kra Cantara yang berada di antara Teluk Siam dan Laut Andaman.
Perekonomian
Kegiatan ekonomi penduduk Thailand adalah pertanian, kehutanan, pertambangan, dan industri. Hasil pertanian terbesar di Thailand adalah beras. Thailand merupakan lumbung padi di Asia Tenggara. Hasil kehutanannya adalah kayu jati. Sedangkan pertambangan menghasilkan timah dan mangaan. Industri Thailand menghasilkan tekstil, semen, dan barang elektronik. Pariwisata merupakan penghasil devisa utama Negara Thailand. Contoh tempat wisata di Thailand adalah Pantai Pattaya, Chiang May, Ayuttaya, dan Bangkok.

6.  Brunei Darussalam
 
Brunei Darussalam adalah sebuah negara kecil yang terletak di Asia Tenggara. Letaknya di bagian utara Pulau Borneo/Kalimantan dan berbatasan dengan Malaysia. Brunei terdiri dari dua bagian yang dipisahkan di daratan oleh Malaysia. Negara ini terkenal dengan kemakmurannya dan ketegasan dalam melaksanakan syariat Islam, baik dalam bidang pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.
Nama Borneo diberikan oleh orang-orang Inggris berdasarkan nama wilayah ini karena pada masa lalu orang Eropa berdagang melalui bandar di Brunei sebagai bandar perniagaan terbesar di pulau ini.
-Letak, Luas dan Batas
Secara Astronomis, Brunei Darussalam terletak pada 4º30' LU - 5º LU dan 114º40' BT - 115º5' BT. Luas negara ini 5.770,5 km², Wilayah Brunei Darussalam terletak di pantai barat laut pulau Kalimantan dengan batas utara Laut China Selatan. Seluruh kawasan Brunei dikelilingi wilayah Sarawak (Malaysia).

- Bentang Alam
Secara fisiologi, Brunei Darussalam terbagi atas 2 bagian. Yaitu bagian barat (Daerah Tutong) dan timur (Daerah Temburong). Di bagian barat umumnya berupa rawa-rawa dan hutan bakau. Semakin ke pedalaman dairah ini berbukit-bukit dengan ketinggian rata-rata 100m. Di wilayah ini terdapat 3 sungai yaitu Sungai Belait (terpanjang), sungai Tutong dan Sungai Brunei.
Daerah Temburong merupakan daerah perbukitan yang lebih tinggi daripada wilayah barat. Di ujung selatan daerah timur ini terdapat puncak tertinggi bernama Bukit Pagon (1.850 m). Sungai di wilayah ini umumnya mengalir ke utara, antara lain Sungai Temburong, Sungai Pandarun, Sungai Belalong dan Sungai Batu Apoi.

- Iklim
Brunei beriklim tropis dengan curah hujan dan kelembaban tinggi sepanjang tahun. Musim kemarau di Brunei berlangsung singkat yaitu bulan Juni sampai Agustus.

- Keadaan penduduk
Pada tahun 2003 peduduk Brunei sekitar 400 ribu jiwa. Pertumbuhan penduduknya 1,9% per tahun. Lebih dari 65% penduduknya keturunan Melayu dan 25% keturunan Cina. Sisanya terdiri dari suku Dayak, Iban dan Belait. Sebagian besar penduduknya beragama islam (63%). Bahasa resminya adalah Bahasa Melayu.


- Kegiatan Perekonomian
Kegiatan ekonomi bertumpu pada sektor pertambangan minyak bumi dan gas alam yang diekspor menghasilkan devisa sangat besar digunakan untuk menumpu kegiatan ekonomi. Tempat pertambangan minyak bumi terdapat di Seria, lepas pantai Kuala Belait, Amper dan Jerudong. Usaha pertanian yang banyak dilakukan adalah padi, kelapa, lada dan buah-buahan. Namun hasilnya belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri. Industri yang diusahakan adalah industri kain tenun dan industri logam.

7.  Vietnam

Vietnam (Cộng Hòa Xã Hội Chủ Nghĩa Việt Nam) adalah negara paling timur di Semenanjung Indochina di Asia Tenggara. Vietnam berbatasan dengan Republik Rakyat Cina di sebelah utara, Laos di sebelah barat laut, Kamboja di sebelah barat daya dan di sebelah timur terbentang Laut China Selatan. Dengan populasi sekitar 84 juta jiwa, Vietnam adalah negara terpadat nomor 13 di dunia. Vietnam termasuk di dalam grup ekonomi “Next Eleven”; menurut pemerintah, GDP Vietnam tumbuh sebesar 8.17% pada tahun 2006, negara dengan pertumbuhan tercepat kedua di Asia Timur dan pertama di Asia Tenggara. Pada akhir tahun 2007, menteri keuangan menyatakan pertumbuhan GDP Vietnam diperkirakan mencapai rekor tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir sebesar 8.44%.
- Letak, Luas dan Batas
Vietnam berada di sebelah timur daratan Asia Tenggara tepatnya berada di ujung timur Semenanjung Indochina. Secara astronomis terletak pada posisi 8º LU - 21º LU dan bujur 102º BT - 109º BT. Luas Vietnam sekitar 371.690,0 km². Batas-batas negara Vietnam adalah, utara : RRC, timur : Teluk Tonkind dan Laut China Selatan, selatan : Laut China Selatan, barat : Laos danKamboja.


- Bentang Alam
Secara umum bentang alam vetnam terdiri dari 4 kelompok, yaitu :
a. Plato Yunan di barat laut, terdapat titik tertinggi yaitu Gunung Fan Si Pan (3.143 m)
b. Delta Sungai Merah (Song Hong) di sepanjang Teluk Tonkin
c. Pegunungan Annam membujur dari arah barat laut sampai tenggara
d. Delta Sungai Mekong di selatan

- Iklim
Vietnam berada di daerah yang beriklim tropis. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober sampai September. Suhu rata-rata pertahun mencapai 28º C.

- Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk pada tahun 2003 sekitar 80,8 juta jiwa dan ngaka pertumbuhan penduduk mecapai 1,3% per tahun. Penduduk asli adalah orang Vietnam (88%). Sisanya terdiri atas orang China, Khmer, dan Thai. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Vietnam sebagai bahasa resmi serta Inggris, Perancis dan China bahasa sehari-hari. Sebagian besar penduduk menganut agama Budha, Kristen dan Tao.

- Kegiatan Ekonomi
Vietnam merupakan negara agraris, dengan hasil utama padi. Selain padi pertaniannya menghasilkan buah-buahan, sayuran, ubi jalar, jugung, tebu, teh dan kopi. vietnam juga sebagai penghasil ikan darat dan ikan laut yang besar, di ekspor ke Jepang, Korea, Hongkong dan negara lainnya.
Pertambangan negara Vietnam yang utama adalah antrasit (batu bara bermutu tinggi) terdapat di utara Hanoi. Barang tambang lainnya yang tergolong banyak adalah fosfat, tembaga, timah, seng, dan krom. Juga terdapat penambangan bijih besi di Thai Nguyen.
Sektor industri Vietnam belum berkembang pesat. Beberapa industri yang penting di antaranya semen, tekstil, makanan, kimia, kertas, dan industri pupuk.


8.  Laos
  
Republik Demokratik Rakyat Laos adalah negara yang terkurung daratan di Asia Tenggara, berbatasan dengan Myanmar dan Republik Rakyat Cina di sebelah barat laut, Vietnam di timur, Kamboja di selatan, dan Thailand di sebelah barat. Dari abad ke-14 hingga abad ke-18, negara ini disebut Lan Xang atau “Negeri Seribu Gajah”.
-Letak, Luas dan Batas
Secara Astronomis, Brunei Darussalam terletak pada 4º30' LU - 5º LU dan 114º40' BT - 115º5' BT. Luas negara ini 5.770,5 km², Wilayah Brunei Darussalam terletak di pantai barat laut pulau Kalimantan dengan batas utara Laut China Selatan. Seluruh kawasan Brunei dikelilingi wilayah Sarawak (
Malaysia).

- Bentang Alam
Secara fisiologi, Brunei Darussalam terbagi atas 2 bagian. Yaitu bagian barat (Daerah Tutong) dan timur (Daerah Temburong). Di bagian barat umumnya berupa rawa-rawa dan hutan bakau. Semakin ke pedalaman dairah ini berbukit-bukit dengan ketinggian rata-rata 100m. Di wilayah ini terdapat 3 sungai yaitu Sungai Belait (terpanjang), sungai Tutong dan Sungai Brunei.
Daerah Temburong merupakan daerah perbukitan yang lebih tinggi daripada wilayah barat. Di ujung selatan daerah timur ini terdapat puncak tertinggi bernama Bukit Pagon (1.850 m). Sungai di wilayah ini umumnya mengalir ke utara, antara lain Sungai Temburong, Sungai Pandarun, Sungai Belalong dan Sungai Batu Apoi.

- Iklim
Brunei beriklim tropis dengan curah hujan dan kelembaban tinggi sepanjang tahun. Musim kemarau di Brunei berlangsung singkat yaitu bulan Juni sampai Agustus.

- Keadaan penduduk
Pada tahun 2003 peduduk Brunei sekitar 400 ribu jiwa. Pertumbuhan penduduknya 1,9% per tahun. Lebih dari 65% penduduknya keturunan Melayu dan 25% keturunan Cina. Sisanya terdiri dari suku Dayak, Iban dan Belait. Sebagian besar penduduknya beragama islam (63%). Bahasa resminya adalah Bahasa Melayu.

- Kegiatan Perekonomian
Kegiatan ekonomi bertumpu pada sektor pertambangan minyak bumi dan gas alam yang diekspor menghasilkan devisa sangat besar digunakan untuk menumpu kegiatan ekonomi. Tempat pertambangan minyak bumi terdapat di Seria, lepas pantai Kuala Belait, Amper dan Jerudong. Usaha pertanian yang banyak dilakukan adalah padi, kelapa, lada dan buah-buahan. Namun hasilnya belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri. Industri yang diusahakan adalah industri kain tenun dan industri logam.

9. Myanmar
 
Republik Persatuan Myanmar (juga dikenal sebagai Birma, disebut “Burma” di dunia Barat) adalah sebuah negara di Asia Tenggara. Negara seluas 680 ribu km² ini telah diperintah oleh pemerintahan militer sejak kudeta tahun 1988. Negara ini adalah negara berkembang dan memiliki populasi lebih dari 50 juta jiwa. Ibu kota negara ini sebelumnya terletak di Yangon sebelum dipindahkan oleh pemerintahan junta militer ke Naypyidaw pada tanggal 7 November 2005.
Pada 1988, terjadi gelombang demonstrasi besar menentang pemerintahan junta militer. Gelombang demonstrasi ini berakhir dengan tindak kekerasan yang dilakukan tentara terhadap para demonstran. Lebih dari 3000 orang terbunuh.
Pada pemilu 1990 partai pro-demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi memenangi 82 persen suara namun hasil pemilu ini tidak diakui rezim militer yang berkuasa.
Negara Myanmar merupakan sebuah negara yang berbentuk repbulik, dengan kepala negara seorang Presiden dan kepala pemerintahan Perdana Menteri. Ibukota Myanmar adalahNaypyidaw (dulu Rangoon). Awalnya negara ini terkenal dengan nama Burma atau Birma. Salah satu yang menarik dari Myanmar adalah pagoda yang arsitekturnya mirip dengan Candi Borobudur

- Letak, Luas dan Batas
Myanmar teletak di bagian barat laut Asia Tenggara. Secara astronomis terletak pada garis 10,5º LU - 26º LU dan 93º BT - 111,5º BT. Luas wilayah Myanmar sekitar 676.551 km². Secara geografis batas negara Myanmar adalah, utara : China, timur : Laos dan Thailand, selatan Laut Andaman, barat : Teluk Benggala, Bangladesh, dan India.

- Bentang Alam
Bentang alam negara Myanmar didominasi oleh pegunungan lipatan berbentuk tapal kuda dan lembah Sungai Irawadi. jalur pegunungan yang tinggi seolah memagari Myanmar di bagian barat, timur, dan utara. Di sebelah barat membujur Pegunungan Arakan dari utara ke selatan dengan ketinggian mencapai 2.700 m dan merupakan batas alam dengan negara di sebelah baratnya
Sistem pegunungan yang lain adalah Pegunungan Bilauktaung yang merupakan lanjutan dari Plato Shan dan menjadi batas alam dengan Thailand. Di bagian tengah Myanmar, terdapat dataran rendah aluvial yang subur yang membentang dari delta dan lembah Sungai Irawadi dan lembah Sungai Sitang. Dataran rendah ini secara ekonomis sangat penting artinya bagi Myanmar

- Iklim
Myanmar terletak pada derah tropis. Musim hujan berlangsung pada bulan Mei sampai Oktober karena pengaruh angin muson barat daya yang hangat dan lembab. Musim kemarau berlangsung pada bulan November hingga pertengahan Februari karena pengaruh angin muson barat laut yang sejuk. Suhu udara di Myanmar berkisar antara 16² C - 38² C.


- Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Myanmar pada tahun 2003 sekitar 49,5 juta juwa dengan pertumbuhan penduduk mencapai 1,4% per tahun. Penduduk Myanmar terdiri dari beberapa kelompok etnis. Kelompok terbesar adalah orang Burma turunan Tibet-Burma (69%). Suku lainnya adalah Shan (8,5%), Karena (6,2%), Rakhin (4,5%), Mon (2,4%), China (2,2%) dan Kachin (1,4%). Sebagian besar penduduk Myanmar beragama Budha (89,4%). Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa burma


- Kegiatan Ekonomi
Pertanian merupakan kegiatan ekonomi utama dengan hasil padi. Myanmar merupakan salah satu produsen padi terbesar di dunia. Tanaman lain yang dihasilkan adalah teh, tembakau, tebu, sayuran, gandum, kapas dan wijen.
Di bidang kehutanan menghasilkan berbagai jenis kayu, antara lain : kayu jati, kayu besi, dan karet. Barang tambang Myanmar belum banyak di ekspoitasi. Sebagian besar bahan tambang Myanmar dihasilkan di daerah pegunungan bagian barat dan sepanjang pesisir Tanaserim. Bahan tambang yang dihasilkan antara lain : minyak bumi, gas alam, timah, tungsten, antimon, seng, merkuri dan batu bara. Myamar juga dikenal sebagai penghasil batu mulia


10.                  Kamboja
Preah-reach-anachâk Kampuchea
Motto
(Bahasa Khmer: Bangsa, Agama, Raja)
Khmer; bahasa Perancisdan Inggris 
 -
 -
 -
Total
181,040 km2 (87)
 -
Perkiraan 2005
13.881.427 (65)
 -
74/km2 (121)
PDB (KKB)
Perkiraan 2003
 -
Total
$29.344 juta (86)
 -
$2.189 (122)
Riel 1 (KHR)

Kerajaan Kamboja adalah sebuah negara berbentuk monarki konstitusional di Asia Tenggara. Negara ini merupakan penerus Kekaisaran Khmer yang pernah menguasai seluruh Semenanjung Indochina antara abad ke-11 dan 14.
Kamboja berbatasan dengan Thailand di sebelah barat, Laos di utara, Vietnam di timur, dan Teluk Thailand di selatan. Sungai Mekong dan Danau Tonle Sap melintasi negara ini.
Menjelang kemerdekaannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia banyak membantu negara Kamboja ini. Buku – buku taktik perang karangan perwira militer Indonesia banyak digunakan oleh militer Kamboja. Oleh karenanya, para calon perwira di militer Kamboja, wajib belajar dan dapat berbahasa Indonesia.
 Letak, Luas dan Batas
Kamboja terletak di bagian barat daya dari semenanjung Indochina. Secara astronomis Kamboja terletak pada 10ºLU - 13ºLU dan 102º BT - 105º BT. Kamboja memiliki luas wilayah 181.041 km². Batas - batas negara Kamboja adalah, sebelah utara : Laos, timur : Vietnam, selatan : Vietnam dan Barat : Thailand dan Teluk Siam.

- Bentang Alam
Bentang alam Kamboja bagian tengahnya merupakan dataran besar yaitu Tonle Sap yang dikelilingi Pegunungan Dong Rak (Phonon Dang Peh) di utara, Pegunungan Cordamon di barat, Plato Ratonakiris dan Plato Mondol Kiri di timur.
Puncak tertingginya adalah Gunung Phnum Aoral (1.771 m) yang terletak di Pegunungan Cardamon. Teluk Kompong Som merupakan pelabuhan alam yang paling baik di Asia Tenggara. Bentang alam lain yang berpengaruh bagi Kamboja adalah Danau Sap yang merupakan danau terbesar di Kamboja.

- Iklim
Kamboja beriklim muson tropis. Musim kemarau berlangsung pada bulan November sampai Mei karena pengaruih angin muson timur laut Musim hujan pada bulan April sampai Oktober.

- Keadaan Penduduk
Pada tahun 2003 penduduk Kamboja sekitar 12,6 juta juwa dan sebagian besar tinggal di pedesaan. Bangsa yang paling banyak di Kamboja adalah bangsa Khmer (88%), terdapat juga etnis China dan Vietnam masing-masing mencapau 4,5%. Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Khmer. Sebagian besar penduduk Kamboja beagama Budha Theravada (88,4%), penduduk yang lainnta beragama Islam, Katolik, Budha Mahayana, dan Kepercayaan Animisme.

 - Kegiatan Ekonomi
Perekonomian di Kamboja ditopang oleh sektor pertanian. Sekitar 80% lahan pertanian ditanami padi. Daerah penanaman padi berada di dataran besar Tonle ap dan sekitar Sungai Mekong. Hasil pertanian lainnya mmeliputi karet, umbi-umbian, jagung, buncis, dan tembakau. Kegiatan industri meliputi industri semen dan pengolahan karet.

11.                 Timor Leste
Republik Demokratik Timor Leste
MottoUnidade, Acção e Progresso
(Portugis: "Persatuan, Tindakan dan Kemajuan")
 -
 -
Dari PortugalIndonesia 
 -
Diproklamasikan
 -
Diakui
 -
Luas Total
15,410 km2 (154)
 -
Jumlah penduduk
978.590 (152)
 -
69/km2 (98)
 -
Total
US$0,37 miliar (185)
 -
US$400 (192)
Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa'e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur, adalah sebuah negara kecil di sebelah utara Australiadan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau AtauroJaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.
Timor Leste dulu adalah salah satu provinsi di Indonesia, Timor Leste secara resmimerdeka pada tanggal 20 Mei 2002. Sebelumnya bernama Provinsi Timor Timur, ketika menjadi anggota PBB, mereka memutuskan untuk memakai nama Portugis "Timor Leste" sebagai nama resmi negara mereka.

Ekonomi
Perekonomian Timor Timur diklasifikasi sebagai ekonomi dengan pendapatan menengah ke bawah oleh Bank Dunia.[1] Berada di peringkat 158 dalam daftar HDI[2], ini menunjukkan rendahnya tingkat perkembangan manusia. 20% penduduk menganggur[3], dan 52,9% hidup dengan kurang dari US $ 1,25 per hari[2].
Salah satu proyek jangka panjang menjanjikan yang pernah ada adalah pengembangan dan exploitasi minyak bumi dan gas alam bersama dengan Australia di sebelah tenggara perairan Timor. Setelah revolusi Anyelir, pemerintahan kolonial Portugis memberikan konsesi pada Oceanic Exploration Corporation untuk pengembangan dan exploitasi tersebut. Namun, hal ini gagal terlaksana dikarenakan oleh Operasi Seroja pada tahun 1976. Kemudian setelahnya, sumber daya dibagi antara Indonesia dan Australia denganPerjanjian Celah Timor pada tahun 1989.
Saat ini tiga bank asing memiliki cabang di Dili: ANZ National BankBanco Nacional Ultramarino yang merupakan anak perusahaan dari bank terbesar Portugal Caixa Geral de Depósitos, dan Bank Mandiri.

Demografi
Pada tahun 2005 penduduk Timor Leste diperkirakan berjumlah 1.040.880 jiwa. Penduduk Timor Leste merupakan campuran antara suku bangsa Melayu dan Afrika, sebagian kecil keturunan Portugis. Mayoritas penduduk Timor Leste beragama Katolik (93%), diikutiProtestan (3%), Islam (1%), dan sisanya BuddhaHindu (1%, masing-masing 0,5%), dan aliran kepercayaan (2%). Karena mayoritas penduduk beragama Katolik, maka kini terdapat tiga keuskupan (diosis) yaitu: Diosis DiliDiosis Baucau dan Diosis Maliana yang baru didirikan pada tanggal 30 Januari 2010 oleh Paus Benediktus XVI.

Bahasa
Sejak kemerdekaan Timor Leste pada tahun 2002, setelah sejak tahun 1999 di bawah pemerintahan transisi PBB, berdasarkan konstitusi Timor Leste memiliki 2 bahasa resmi yaituBahasa Tetun dan Bahasa Portugis. Selain itu dalam konstitusi disebutkan pula bahwa Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dijadikan bahasa kerja.[6] Dalam praktek keseharian, masyarakat banyak menggunakan bahasa Tetun Portugis sebagai bahasa ucap. Sementara bahasa Indonesia banyak dipakai untuk menulis. Misalnya anak sekolah di tingkat SMA masih menggunakan bahasa Indonesia untuk ujian akhir. Banyak mahasiswa dan dosen lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dan menulis karangan ilmiah. Selain itu terdapat pula belasan bahasa daerah, diantaranya: Bekais, Bunak, Dawan, Fataluku, Galoli, Habun, Idalaka, Kawaimina, Kemak, Lovaia, Makalero, Makasai, Mambai, Tokodede, dan Wetarese